Real Estate, Investasi Yang Tiada Matinya

Real Estate, Investasi Yang Tiada Matinya

Benarkah investasi di bidang real estate dapat membuat orang jadi kaya raya? Kebenarannya mungkin tidak 100%. Mengingat keberuntungan setiap orang dari segi ekonomi pastinya berbeda-beda. Hanya saja, seorang miliarder bernama Andrew Carnegie mengungkapkan bahwa 90% jutawan di dunia ini memperoleh harta mereka dengan cara real estate investment trust atau investasi  real estate. Bahkan pendapat Andrew tersebut juga diperkuat oleh 9 penasihat keuangan di The Oracles.   

Lantas, apa alasan terkuat yang dapat meyakinkan publik bahwa real estate investment trust ini memang layak untuk di coba? Berikut jawabannya.

  1. Risiko Rendah 

Banyak sekali produk investasi yang ditawarkan dengan keuntungan berlipat. Bahkan ada yang dalam hitungan waktu relatif cepat bisa membuat pundi-pundi uang Anda bertambah. Hal tersebut pastinya menggiurkan, namun penting diketahui bahwa tidak semua produk investasi dapat membuat Anda tidur nyenyak. Sebab, beberapa di antaranya sangat berisiko tinggi. Semisal investasi dalam bentuk saham, reksadana, atau bitcoin. Profitnya memang tidak main-main dan cenderung tidak perlu membuat Anda menunggu lama. Hanya saja, pergerakan nilai produk-produk investasi semacam itu sangat fluktuatif dan rentan anjlok mendadak. 

Investasi real estate yang terbukti lebih aman karena tidak mungkin  nilainya anjlok dalam semalam. Ini juga dapat dibuktikan dengan tingkat kenaikan harga properti setiap yang lebih tinggi dibandingkan tingkat inflasi.  

  1. Investasi Jangka Panjang Dan Bisa Diwariskan 

Jika alasan Anda berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan dalam tempo singkat, maka real estate bukan pilihan yang tepat. Sebab investasi real estate masuk ranah investasi jangka panjang. Keuntungannya memang tidak bisa diraih dalam waktu singkat, namun tidak terlalu berisiko. Untuk bisa menghasilkan capital gain (perbedaan antara harga beli dan harga jual), paling tidak Anda membutuhkan waktu minimal 3-5 tahun.

Selain itu, cenderung lebih mudah diwariskan kepada pihak keluarga. Tidak sebagaimana investasi dalam bentuk deposito atau tabungan yang terkadang rumit sekali diwariskan. Bahkan, ada yang sampai hangus segala. 

  1. Nilai Jual Bangunan Dan Tanah Nyaris Tak Pernah Turun 

Walau profitnya tidak bisa Anda rasakan dalam waktu singkat, namun nilai jual bangunan dan tanah nyaris tidak pernah turun dari waktu ke waktu. Bahkan, terus mengalami kenaikan. Kalaupun dalam situasi kritis Anda terpaksa harus menjual objek investasi tersebut (tanah beserta bangunan di atasnya), mungkin Anda tidak mendapatkan keuntungan dengan nilai setara harapan, tapi tidak juga membuat Anda merugi karena nilai jualnya tidak mungkin lebih murah daripada saat Anda membeli pertama kali.

  1. Kebutuhan Yang Tidak Pernah Putus

Sepanjang masih ada kehidupan di muka bumi ini, selama itu pula manusia membutuhkan tanah dan bangunan. Bangunan bisa dalam bentuk hunian, mall, rumah sakit, perkantoran, dan sebagainya. Artinya, aset Anda akan terus menghasilkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia dan kepentingan-kepentingan lainnya. 

  1. Menghemat Pengeluaran 

Tak dipungkiri, budget untuk membeli tanah atau bangunan tidak bisa dikatakan kecil. Terasa memberatkan di awal-awal. Tapi tahukah Anda membayar sewa bangunan atau tanah secara terus menerus justru menghabiskan biaya yang lebih besar? Sebab, harga sewa sama dengan nilai properti yang nyaris tidak pernah mengalami penurunan. 

Dengan memiliki sebidang tanah dan bangunan, Anda bukan hanya terbebas dari biaya sewa tapi juga telah memiliki sebuah investasi yang sewaktu-waktu butuh dana dapat dijual kembali. 

Begitulah gambaran atas investasi real estate. Lima alasan di atas mungkin bisa jadi bahan pertimbangan Anda untuk memulai. Semoga sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *